Pertegas Hasil RDP Dengan DPRD Halsel, Koperasi SBS Minta Pemkab Halsel Tinjau Tarif Speed Boat Kupal Kawasi dan Evaluasi Kapal Cepat Harita.

- Penulis Berita

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dengar Pendapat Koperasi Sibela Bintang Selatan (SBS) Bersama Komisi II DPRD Halsel, Pemkab Halsel dan instansi terkait.

Rapat Dengar Pendapat Koperasi Sibela Bintang Selatan (SBS) Bersama Komisi II DPRD Halsel, Pemkab Halsel dan instansi terkait.

MalutInsight,   – Koperasi Sibela Bintang Selatan kembali menegaskan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Halmahera Selatan yang turut dihadiri oleh pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, pihak perusahaan, serta pemangku kepentingan lainnya terkait kondisi transportasi laut pada rute Kupal Kawasi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Koperasi Sibela Bintang Selatan Bung Rusmin Rauf secara resmi meminta Pemkab Halsel untuk melakukan peninjauan ulang terhadap tarif angkutan penumpang speed boat rute Kupal Kawasi.

Permintaan tersebut didasarkan pada meningkatnya biaya operasional akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertamax yang menjadi kebutuhan utama armada speed boat.

Menurutnya, kenaikan harga BBM telah memberikan dampak langsung terhadap biaya operasional para pengusaha speed boat.

” Biaya bahan bakar yang semakin tinggi tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh, sehingga keberlangsungan usaha transportasi laut masyarakat menjadi semakin terancam, ” papar Bung Rocky, Selasa (23/6/2026).

Selain faktor kenaikan BBM kata Bung Rocky, kondisi ekonomi global yang belum stabil juga berdampak terhadap daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir lingkar tambang nikel.

” Perlambatan ekonomi global turut mempengaruhi aktivitas industri dan perputaran ekonomi masyarakat lokal yang selama ini bergantung pada sektor transportasi, perdagangan, dan jasa penunjang kegiatan pertambangan, ” tuturnya.

Ketua Koperasi Sibela Bintang Selatan juga mempertegas permintaan agar Pemerintah Daerah melakukan evaluasi terhadap operasional kapal cepat milik Harita yang saat ini melayani rute yang sama.

Ia menilai, kehadiran kapal cepat tersebut dinilai telah memberikan dampak signifikan terhadap penurunan jumlah penumpang speed boat milik masyarakat.

” Sebelum beroperasinya kapal cepat milik Harita, sebagian besar masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai pengusaha speed boat, awak kapal, pedagang pelabuhan, hingga pelaku usaha kecil memperoleh pendapatan yang relatif stabil. Namun setelah beroperasinya kapal cepat tersebut, terjadi penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan sehingga berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat di sekitar wilayah lingkar tambang, ” sesalnya.

Ia menyebut, kebijakan transportasi di kawasan industri harus tetap memperhatikan prinsip keadilan ekonomi bagi masyarakat lokal. Kehadiran investasi dan aktivitas industri seharusnya memberikan manfaat ekonomi yang merata, bukan justru mengurangi ruang usaha masyarakat yang telah lama menggantungkan hidupnya pada sektor transportasi laut.

Bung Rocky dan jajaran Koperasi Sibela Bintang Selatan berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan dapat segera mengambil langkah strategis berupa.:

1. Meninjau kembali tarif angkutan penumpang rute Kupal–Kawasi sesuai kondisi riil biaya operasional saat ini.

2. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional kapal cepat milik Harita.

3. Menyusun kebijakan transportasi yang berkeadilan dan berpihak kepada masyarakat pesisir.

4. Melindungi keberlangsungan usaha transportasi laut yang dikelola masyarakat lokal.

5. Mendorong terciptanya keseimbangan antara kepentingan investasi dan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang.

Rocky meminta dengan tegas kepada pemerintah daerah agar secepatnya melakukan evaluasi dalam waktu dekat sebelum jajaran Koperasi Sibela Bintang Selatan memboikot aktivitas kapal cepat milik Harita yang berada di pelabuhan semut desa kupal.

” Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir serta pelaku usaha transportasi laut demi menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kupal, Kawasi, dan sekitarnya, ” Pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Pacu Semangat Latihan Pemuda Jelang Bupati Cup 2026, Pemdes Liaro Serahkan Sarana Sepak Bola.
Terobosan Luar Biasa! Kaprodi Hukum UNSAN Bacan Bangun Kerja Sama PKPA Buka Jalan Alumni S1 Menjadi Advokat.
Pemdes Liaro Salurkan BLT Tahap II, Sasar Warga Yang Memenuhi Kriteria.
Simak! Berikut Sejumlah Sekolah di Halsel yang Terima Bantuan PIP Program Aspirasi Anggota DPR RI Alqassam Kasuba.
Dorong Mutu Pendidikan, Alqassam Kasuba Gelontorkan PIP untuk 1.079 Siswa di Halmahera Selatan.
Peduli Terhadap Sesama, ZK Kunjungi Mantan Kades Tabalema, Beri Semangat dan Doa Agar Segera Pulih.
Wujud Kepedulian Desa, Pemdes Sabatang Salurkan BLT Tahap II dan Insentif Imam, Guru TPQ, hingga Lembaga Desa.
Bupati Bassam Didesak Tindak Oknum PPPK yang Diduga Paksa Masyarakat Goro-goro Ikut Syiah.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:22

Wajah Baru Desa Liaro, Genjot Pembangunan Fisik dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Bookfest Maluku Utara 2026 Resmi Digelar, Anggota DPR RI Beri Apresiasi Tinggi Bagi Penggerak Literasi.

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:37

Bacan United Siap Berbenah Pasca Ujian Mental di GOT XXVIII 2026 Lawan Pemain Liga 1, Coach Wahyudi Apresiasi Dukungan Alqassam Kasuba.

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05

MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:22

Peran Sosiologi dalam Membaca Masyarakat Modern.

Kamis, 2 April 2026 - 07:17

Mediasi Pemkab Halsel Berbuah Manis, Jalan Menuju TPA di Marabose Kembali Dibuka.

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06

Ika Togale Halsel Gelar Rapat Finalisasi Agenda Mubes, Peringatan Harlah ke 21 dan Rancangan Struktur Organisasi.

Sabtu, 21 Maret 2026 - 05:59

Guntur Efendi Ajak Umat Muslim Sucikan Hati, Rajut Persaudaraan dan Saling Memaafkan di Momentum Idul Fitri 1447 H.

Berita Terbaru