Ternate, – Gelaran Festival Buku Maluku Utara (Bookfest) 2026 resmi digelar dengan mengusung tema besar “Membaca, Menginspirasi, Membangun Peradaban”.
Momentum literasi ini mendapat apresiasi hangat dari Anggota DPR RI yang menilai agenda tersebut sebagai langkah krusial dalam memperkuat fondasi kebudayaan dan kualitas sumber daya manusia di Bumi Moloki Kie Raha.
Acara yang diinisiasi oleh kolaborasi lintas komunitas ini berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, penggiat literasi, hingga akademisi setempat.
Dalam pernyataannya, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dapil Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memprakarsai penyelenggaraan festival buku tersebut.
“Saya mengapresiasi ICMI Orwil Maluku Utara, Komunitas Faduli Buku, dan Jakofi Pustaka yang telah menghadirkan ruang perjumpaan antara penulis, pembaca, akademisi, dan generasi muda,” ujar Alqassam, Kamis (6/8/2026).
Lebih lanjut, perwakilan rakyat tersebut menegaskan pentingnya keberlanjutan dari ruang-ruang dialog literasi seperti Bookfest. Diharapkan event ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni tahunan, melainkan menjadi pemicu lahirnya gelombang kreativitas baru dari Maluku Utara.
“Semoga festival ini menjadi momentum lahirnya lebih banyak karya, gagasan, dan penulis hebat dari Maluku Utara yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan ummat,” tambahnya.
Melalui tema “Membaca, Menginspirasi, Membangun Peradaban”, Bookfest Maluku Utara 2026 menghadirkan serangkaian kegiatan interaktif, mulai dari bedah buku, workshop penulisan, diskusi literasi, hingga pameran karya-karya lokal.
Penyelenggara berharap festival ini terus konsisten dalam merawat minat baca dan memperluas akses kebudayaan bagi generasi muda di Maluku Utara. (Red).








