Guntur Efendi Ajak Umat Muslim Sucikan Hati, Rajut Persaudaraan dan Saling Memaafkan di Momentum Idul Fitri 1447 H.

- Penulis Berita

Sabtu, 21 Maret 2026 - 05:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guntur Efendi saat menyampaikan Khutbah Idul Fitri 1447 H di Mesjid Arrahman Desa Babang.

Guntur Efendi saat menyampaikan Khutbah Idul Fitri 1447 H di Mesjid Arrahman Desa Babang.

Halsel, MalutInsight –  Guntur Efendi SE., Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga merupakan Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Camat Bacan Timur, menyampaikan khutbah Idul Fitri 1447 H menyayat hati dan menggugah jiwa di Masjid Arrahman Dusun pasir putih Desa Babang Kecamatan Bacan Timur. Sabtu (21/3/2026).

Mengetengahkan puji syukur, Guntur Afendi menyampaikan khutbah dengan esensi sucikan Hati, rajut persaudaraan dan Saling Memaafkan di Momentum Idul Fitri 1447 H.

Dalam khutbahnya, Tokoh masyarakat Desa babang ini menghimbau seluruh jamaah pelaksana ibadah sholat Idul Fitri untuk menjadikan momen suci ini sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, dan membersihkan hati dari segala kebencian serta noda.

” Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, melainkan juga kesempatan emas untuk melakukan introspeksi diri dan memulai lembaran baru dengan hati yang bersih,” demikian disampaikan Guntur dalam seruan persaudaraan yang menggema pada Hari Kemenangan ini.

“Ini adalah waktu yang tepat untuk menanggalkan segala prasangka, dendam, dan kesalahpahaman yang mungkin timbul di antara sesama. Mari kita manfaatkan Idul Fitri ini untuk saling memaafkan.” Imbuhnya.

Ia menyebutkan bahwa selama bulan suci Ramadhan, umat Muslim dilatih untuk menahan lapar dan dahaga, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketaqwaan. Disiplin spiritual ini sejatinya menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke fase Idul Fitri dengan jiwa yang lebih matang dan bersih dengan saling memaafkan.

“Jika Ramadhan melatih kita untuk menahan lapar dan dahaga, maka Idul Fitri melatih kita untuk memaafkan terhadap sesama, meninggalkan ego, dan menumbuhkan kepedulian untuk saling menolong,” lanjutnya.

“Momentum ini adalah panggilan untuk membersihkan hati dari kebencian dan noda, serta membangun kembali jembatan kasih sayang yang mungkin sempat renggang,” tukasnya lagi.

Ia mengungkapkan, Idul Fitri 1447 H ini harus dijadikan titik balik dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, mengikis perbedaan, serta membangun masyarakat yang lebih harmonis dan penuh toleransi.

” Dengan semangat persaudaraan dan saling memaafkan, diharapkan tercipta kedamaian dan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat.” Tuturnya.

Lebih jauh, Guntur menambahkan, Islam tidak pernah mengizinkan kebahagiaan dimonopoli oleh orang kaya. Tidak dibenarkan kita bersuka cita dan tertawa lepas, sementara di sudut jalan atau di gubuk tetangga sebelah, ada janda-janda tua dan anak-anak yatim yang menangis kelaparan. Kita memakai baju baru yang mahal, sementara mereka menahan dingin. kita kekenyangan, sementara mereka kelaparan.

” Itulah mengapa Zakat Fitrah diwajibkan. Untuk membersihkan jiwa kita yang kotor, sekaligus menyeka air mata mereka yang faqir, agar hari ini, tidak ada satu pun umat Islam yang menangis karena lapar, ” Pungkasnya. (Shain).

Berita Terkait

Dahrun Kasuba: Peringatan HUT Ke 21 Ika Togale dan Pelantikan Pengurus Digelar 3 Hari Lagi.
Tunjukkan Kinerja Nyata, Pj Kades Liaro Relakan Anggaran Operasional demi Bangun Jembatan Penghubung Antar RT.
Wajah Baru Desa Liaro, Genjot Pembangunan Fisik dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan
Bookfest Maluku Utara 2026 Resmi Digelar, Anggota DPR RI Beri Apresiasi Tinggi Bagi Penggerak Literasi.
Bacan United Siap Berbenah Pasca Ujian Mental di GOT XXVIII 2026 Lawan Pemain Liga 1, Coach Wahyudi Apresiasi Dukungan Alqassam Kasuba.
MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.
Peran Sosiologi dalam Membaca Masyarakat Modern.
Mediasi Pemkab Halsel Berbuah Manis, Jalan Menuju TPA di Marabose Kembali Dibuka.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18

Tunjukkan Kinerja Nyata, Pj Kades Liaro Relakan Anggaran Operasional demi Bangun Jembatan Penghubung Antar RT.

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:22

Wajah Baru Desa Liaro, Genjot Pembangunan Fisik dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Bookfest Maluku Utara 2026 Resmi Digelar, Anggota DPR RI Beri Apresiasi Tinggi Bagi Penggerak Literasi.

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:37

Bacan United Siap Berbenah Pasca Ujian Mental di GOT XXVIII 2026 Lawan Pemain Liga 1, Coach Wahyudi Apresiasi Dukungan Alqassam Kasuba.

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05

MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:22

Peran Sosiologi dalam Membaca Masyarakat Modern.

Kamis, 2 April 2026 - 07:17

Mediasi Pemkab Halsel Berbuah Manis, Jalan Menuju TPA di Marabose Kembali Dibuka.

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06

Ika Togale Halsel Gelar Rapat Finalisasi Agenda Mubes, Peringatan Harlah ke 21 dan Rancangan Struktur Organisasi.

Berita Terbaru