Terobosan Luar Biasa! Kaprodi Hukum UNSAN Bacan Bangun Kerja Sama PKPA Buka Jalan Alumni S1 Menjadi Advokat.

- Penulis Berita

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(dok/istimewa).

(dok/istimewa).

Malutinsight – Program Studi Hukum Universitas Nurul Hasan (UNSAN) Bacan terus mendorong penguatan pendidikan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri memasuki dunia profesi hukum.

Sebagai bagian dari langkah pengembangan program studi, Kaprodi Hukum UNSAN Bacan, Suwarjono Buturu, S.H., M.H., menyampaikan rencana untuk melakukan terobosan melalui kerja sama dengan organisasi advokat dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di lingkungan kampus UNSAN Bacan.

Program tersebut direncanakan mulai dikembangkan tahun depan sebagai salah satu bentuk komitmen Program Studi Hukum dalam memberikan akses pendidikan profesi kepada mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum (S.H.),”.

Menurut Suwarjono Buturu, mahasiswa hukum tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik selama menempuh pendidikan S1. Mereka juga perlu diberikan pemahaman mengenai jalur profesi hukum dan kesempatan untuk mempersiapkan diri secara lebih awal apabila ingin berkarier sebagai advokat atau pengacara.

“Kami ingin membuat terobosan agar mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan S1 Hukum tidak berhenti pada gelar akademik saja. Bagi mahasiswa yang ingin menempuh profesi advokat, kami akan berupaya membuka akses melalui kerja sama dengan organisasi advokat untuk pelaksanaan PKPA di lingkungan UNSAN Bacan,” ujar Suwarjono Buturu, Selasa (25/8/2026).

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum akan memperoleh kesempatan untuk mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan sesuai ketentuan dan mekanisme organisasi advokat yang bekerja sama dengan UNSAN Bacan.

PKPA merupakan bagian dari tahapan yang harus ditempuh oleh calon advokat sebelum melanjutkan ke tahapan profesi berikutnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan organisasi advokat.

Dengan adanya program tersebut, mahasiswa diharapkan tidak perlu mencari sendiri lembaga penyelenggara PKPA di luar daerah. Kampus dapat menjadi salah satu pusat akses pendidikan profesi hukum bagi lulusan yang ingin melanjutkan karier sebagai advokat.

Lebih jauh Suwarjono menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan hukum yang terintegrasi antara pendidikan akademik dan pendidikan profesi.

Mahasiswa selama kuliah akan memperoleh dasar-dasar ilmu hukum, kemampuan berpikir dan berargumentasi hukum, pemahaman terhadap hukum acara, serta pengalaman praktik.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, mahasiswa yang berminat menjadi advokat dapat melanjutkan pada tahapan pendidikan profesi melalui PKPA. Dengan pola tersebut, Program Studi Hukum UNSAN Bacan diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum di Kabupaten Halmahera Selatan dan Maluku Utara.

“Kami ingin lulusan Hukum UNSAN Bacan memiliki banyak pilihan setelah menyelesaikan S1. Mereka dapat melanjutkan ke jenjang magister, bekerja di lembaga pemerintahan, menjadi praktisi hukum, atau bagi yang memiliki minat menjadi advokat dapat melanjutkan tahapan pendidikan profesi,” jelasnya.

Rencana pelaksanaan PKPA di kampus UNSAN Bacan juga dinilai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Halmahera Selatan. Selama ini, calon advokat dari daerah kepulauan sering menghadapi tantangan jarak dan biaya ketika harus mengikuti kegiatan pendidikan profesi di luar daerah.

Karena itu, kerja sama antara UNSAN Bacan dengan organisasi advokat diharapkan dapat membuka akses pendidikan profesi hukum yang lebih dekat dan terjangkau bagi lulusan hukum di wilayah Maluku Utara, khususnya Halmahera Selatan.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kampus, organisasi advokat, dan masyarakat, sehingga pendidikan hukum tidak hanya menghasilkan lulusan yang memahami aspek teoritis, tetapi juga memiliki kesiapan profesional dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Kaprodi Hukum UNSAN Bacan menegaskan bahwa rencana kerja sama PKPA tersebut akan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku serta persyaratan yang ditetapkan oleh organisasi advokat dan pihak-pihak yang berwenang. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari visi Program Studi Hukum UNSAN Bacan untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas lulusan.

“Target kami adalah membangun Program Studi Hukum UNSAN Bacan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki jaringan profesi hukum yang luas. Kami ingin lulusan kami siap memasuki dunia kerja dan memiliki akses yang jelas untuk mengembangkan profesinya, termasuk bagi mereka yang ingin menjadi advokat,” tutup Suwarjono. (Red).

Berita Terkait

Peduli Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla, IKA Togale Halsel Salurkan 3.000 Masker
Tiga Bulan Lalai Dari Tugas, Kinerja Kepsek SDN 246 Dikeluhkan, Bupati Halsel Diminta Evaluasi Yakina Mustafa.
Pacu Semangat Latihan Pemuda Jelang Bupati Cup 2026, Pemdes Liaro Serahkan Sarana Sepak Bola.
Pemdes Liaro Salurkan BLT Tahap II, Sasar Warga Yang Memenuhi Kriteria.
Simak! Berikut Sejumlah Sekolah di Halsel yang Terima Bantuan PIP Program Aspirasi Anggota DPR RI Alqassam Kasuba.
Dorong Mutu Pendidikan, Alqassam Kasuba Gelontorkan PIP untuk 1.079 Siswa di Halmahera Selatan.
Peduli Terhadap Sesama, ZK Kunjungi Mantan Kades Tabalema, Beri Semangat dan Doa Agar Segera Pulih.
Wujud Kepedulian Desa, Pemdes Sabatang Salurkan BLT Tahap II dan Insentif Imam, Guru TPQ, hingga Lembaga Desa.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:40

Dorong Kemandirian Ekonomi, Kementerian UMKM Diminta Tak Cuma Stop di Pelatihan Perempuan Pengusaha Mikro.

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:14

“Pameran Pintu Masuk, Bukan Garis Finis”, Alqassam Kasuba Minta TEI 2026 Beri Dampak Riil ke UMKM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:39

Tanggapi Dorongan Pengembangan Pariwisata Berkualitas, Alqassam: Jangan Sampai Budaya Dijual, Pemiliknya Tetap Miskin.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:03

Aleg F-PKS Dapil Malut Dorong Komoditas Kelor dan Kenari Jadi Produk Ekraf Global Bernilai Tinggi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

Alqassam Kasuba Soroti Akses Pasar UMKM, Dorong Masuk Rantai Industri.

Rabu, 23 September 2026 - 07:06

Alqassam Kasuba Dorong Pemerintah Jadikan Keselamatan Standar Utama Pembangunan Pariwisata Nasional Termasuk di Malut.

Kamis, 17 September 2026 - 13:58

Anggota DPR RI Alqassam Kasuba: Program Gastronomi Harus Angkat Kuliner Maluku Utara.

Rabu, 16 September 2026 - 13:22

Dorong Hilirisasi Berdampak Nyata, Alqassam: Industri Malut Harus Sejahterakan Rakyat

Berita Terbaru