Malutinsight, — Pemerintah Desa Liaro Kecamatan Bacan Timur Selatan, resmi memulai era baru kepemimpinan dengan menghadirkan serangkaian perubahan nyata, baik dari sisi pembangunan fisik maupun pembenahan internal tata kelola pemerintahan.
Langkah ini diambil sebagai komitmen untuk mewujudkan Desa Liaro yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dari aspek pembangunan fisik dan fasilitas umum, fokus awal diarahkan pada revitalisasi sarana ibadah dan aksesibilitas warga. Pemerintah desa dibawah kepemimpinan Slamet Sulaiman bersama masyarakat melakukan perbaikan Masjid Desa Liaro, yang mencakup pembersihan menyeluruh area dalam masjid hingga penataan ruang agar lebih nyaman dan khusyuk digunakan untuk beribadah.
Selain itu, guna meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga, pembangunan jembatan penghubung antar-RT juga tengah digenjot. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian masyarakat dan mempermudah warga antarwilayah RT.
Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, pembenahan mendasar juga dilakukan pada sistem birokrasi dan tata kelola pemerintahan desa. Pemerintah Desa Liaro kini menerapkan sistem pelayanan dan pengelolaan anggaran yang lebih terbuka, jujur, serta berkeadilan.
Keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas menjadi pilar utama dalam setiap pengambilan keputusan, sehingga masyarakat dapat memantau dan merasakan langsung manfaat dari program-program desa.
“Pembangunan fisik dan reformasi birokrasi harus berjalan seimbang. Kami ingin memastikan fasilitas umum terawat dengan baik, akses mobilitas warga lancar, dan yang paling utama, pelayanan publik di kantor desa berjalan transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi,” ujar PJ Kades Slamet Sulaiman, Minggu (16/8/2026).
Ia menambahkan, melalui langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Desa Liaro optimistis dapat membangun kepercayaan publik sekaligus menggerakkan partisipasi aktif warga dalam mengawal pembangunan desa ke depan.
” Desa Liaro adalah desa yang berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih serta transparan demi kesejahteraan seluruh masyarakat,”pungkasnya. (Red).








