Halsel, MalutInsight.net – Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyoroti potensi anak Daerah di bidang musik dan mendukung pengembangan industri musik lokal sebagai penopang ekonomi di daerah Maluku Utara.
Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Penguatan Ekosistem Subsektor Musik di Maluku Utara yang digelar Kementrian Ekonomi Kreatif, pada Senin 27 hingga Selasa 28 Oktober 2025, di Hotel Buana Lipu Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam sambutannya, ia menyebut, musik bukanlah produk biasa, melainkan aset luar biasa dan strategis yang mampu menopang ekonomi daerah. Menurutnya, anak muda Maluku Utara memiliki bakat luar biasa yang harus terus di pupuk dan dikembangkan demi menunjang pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis musik.
Alqassam berujar, penguatan ekosistem musik merupakan langkah strategis untuk mendukung perkembangan seni budaya daerah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.
” Saya berharap, kegiatan yang digelar selama Dua hari ini, bisa memberikan manfaat nyata bagi pelaku industri musik di daerah. Kemudian peserta yang mengikuti kegiatan, semoga mendapat pengetahuan tambahan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing guna menopang musik lokal untuk menuju ke tingkat nasional, ” tukasnya.
Alqassam sapaan akrabnya itu, mengingatkan pentingnya penguatan kelembagaan dan fasilitas pemerintah, sebagai sarana pengembangan bakat para musisi daerah dan industri musik.
” Harapannya agar pemerintah dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan musik daerah dan perhatian khusus dalam bentuk fasilitas, pelatihan, maupun regulasi yang memudahkan musisi lokal untuk berkembang dan bersaing di ranah nasional maupun global,” imbuhnya.
“Kita perlu memberikan ruang dan dukungan kepada musik daerah agar dapat berkembang dan menjadi kebanggaan bangsa. Melalui kegiatan ini, saya berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku industri musik dapat semakin baik dan berkelanjutan, ” pungkasnya. (Shain).









