Soroti Ketimpangan, Anggota DPR RI F-PKS Alqassam Kasuba Kritik Pelatihan Wisata Kemenpar di Maluku Utara.

- Penulis Berita

Rabu, 1 April 2026 - 11:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba.

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba.

Jakarta  — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, melayangkan kritik tajam terhadap Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terkait ketimpangan distribusi program pelatihan keselamatan wisata.

Wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku Utara, dinilai luput dari sasaran program strategis kementerian.

Kritik tersebut disampaikan Alqassam dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama jajaran Kemenpar di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Ia menyoroti rendahnya realisasi program sertifikasi pemandu wisata dan tidak transparannya rincian lokasi pelatihan.

Dari target 1.900 orang pemandu wisata gunung dan tirta pada tahun ini, Kemenpar melaporkan baru merealisasikan 300 pemandu di 16 lokasi.

Namun, tidak ada satu pun dari lokasi tersebut yang menyentuh wilayah Indonesia Timur.

“Sebagaimana diketahui, wilayah timur seperti kami di Maluku Utara sangat bergantung pada wisata bahari atau tirta. Kami meminta rincian 16 lokasi pelatihan itu dibuka ke depannya, supaya kami di wilayah timur tidak merasakan ketimpangan program dari kementerian,” tegas Alqassam saat memperjuangkan aspirasi daerah pemilihannya.

Merespons kritik tajam tersebut, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengakui absensi Maluku Utara dalam daftar lokasi program.

Ia menyebutkan bahwa capaian program saat ini masih jauh dari target dan berjanji akan menjadikannya sebagai catatan evaluasi.

“Terkait dengan Pak Kasuba, kita akan ada pelatihan terhadap 1.900 orang dan saat ini baru berjalan 300. Tentu ini jadi bahan evaluasi yang baik juga buat kami, nanti akan kita lihat,” ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.

Namun, alasan pihak kementerian yang mengklaim bahwa fokus pelatihan saat ini ditujukan khusus untuk sektor laut dan gunung langsung mendapat sanggahan logis dari pimpinan rapat.

Pimpinan rapat menilai argumentasi tersebut kontradiktif, mengingat Maluku Utara justru merupakan wilayah kepulauan yang memiliki potensi besar di sektor wisata laut sekaligus pegunungan.

Ketiadaan daerah tersebut dalam daftar Kemenpar menunjukkan perencanaan yang tidak tepat sasaran.

Menyikapi masukan dari Komisi VII, Wamenpar berkomitmen untuk segera meninjau kembali distribusi lokasi pelatihan keselamatan wisata agar lebih merata dan inklusif.

Sebagai langkah solusi, Kemenpar juga telah menyiapkan program Tugas Pembantuan untuk Provinsi Maluku Utara.

Melalui skema ini, kementerian akan mentransfer anggaran pelatihan keselamatan wisata secara langsung kepada pemerintah daerah setempat agar eksekusi di lapangan lebih tepat sasaran.

Sebagai wakil rakyat, Izzuddin Alqassam Kasuba menegaskan komitmennya untuk terus mengawal janji kementerian tersebut.

“Pelaku pariwisata di Maluku Utara harus mendapatkan hak dan akses yang setara terhadap program pemberdayaan pemerintah pusat demi kemajuan ekonomi dan pariwisata daerah,” pungkasnya. (Humas F-PKS).

Berita Terkait

Aleg F-PKS Dapil Malut Dorong Komoditas Kelor dan Kenari Jadi Produk Ekraf Global Bernilai Tinggi
Alqassam Kasuba Soroti Akses Pasar UMKM, Dorong Masuk Rantai Industri.
Alqassam Kasuba Dorong Pemerintah Jadikan Keselamatan Standar Utama Pembangunan Pariwisata Nasional Termasuk di Malut.
Anggota DPR RI Alqassam Kasuba: Program Gastronomi Harus Angkat Kuliner Maluku Utara.
Purbaya Dicopot dari Jabatan Menkeu RI.
Pada 6 September 2026, Tercatat Ada Empat Gunung Erupsi di Indonesia.
Pangkas Bunga PNM Mekaar, Alqassam Kasuba Apresiasi Kebijakan Presiden.
Program Prokesra Kementerian UMKM, Alqassam Kasuba Minta Sentuh Daerah.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18

Tunjukkan Kinerja Nyata, Pj Kades Liaro Relakan Anggaran Operasional demi Bangun Jembatan Penghubung Antar RT.

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:22

Wajah Baru Desa Liaro, Genjot Pembangunan Fisik dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Bookfest Maluku Utara 2026 Resmi Digelar, Anggota DPR RI Beri Apresiasi Tinggi Bagi Penggerak Literasi.

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:37

Bacan United Siap Berbenah Pasca Ujian Mental di GOT XXVIII 2026 Lawan Pemain Liga 1, Coach Wahyudi Apresiasi Dukungan Alqassam Kasuba.

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05

MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:22

Peran Sosiologi dalam Membaca Masyarakat Modern.

Kamis, 2 April 2026 - 07:17

Mediasi Pemkab Halsel Berbuah Manis, Jalan Menuju TPA di Marabose Kembali Dibuka.

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06

Ika Togale Halsel Gelar Rapat Finalisasi Agenda Mubes, Peringatan Harlah ke 21 dan Rancangan Struktur Organisasi.

Berita Terbaru