Program Prokesra Kementerian UMKM, Alqassam Kasuba Minta Sentuh Daerah.

- Penulis Berita

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Izzuddin Alqassam Kasuba, Anggota DPR Dapil Maluku Utara.

Izzuddin Alqassam Kasuba, Anggota DPR Dapil Maluku Utara.

Jakarta, — Langkah Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjalin sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk mengeksekusi program Prokesra demi mencetak 10 juta wirausaha baru mendapat apresiasi dari Komisi VII DPR RI.

Komitmen Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam menyelaraskan arah pemberdayaan serta memanfaatkan platform integratif SAPA UMKM dinilai sebagai terobosan penting untuk menghentikan tumpang tindih pelatihan usaha.

Merespons kebijakan tersebut, Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Izzuddin Alqassam Kasuba, menegaskan bahwa konsolidasi anggaran dan digitalisasi pelayanan ini harus dipastikan menjangkau wilayah timur Indonesia, khususnya para pelaku usaha mikro di Maluku Utara.

“Sinergi antarkementerian melalui program Prokesra adalah langkah korektif yang sangat dibutuhkan agar anggaran pemberdayaan UMKM efisien dan tepat sasaran. Namun, kunci keberhasilannya terletak pada inklusivitas. Pelaku usaha di kawasan kepulauan seperti Maluku Utara harus mendapatkan akses yang sama terhadap platform SAPA UMKM ini, baik untuk perizinan, pendataan, maupun pendanaan,” ujar Alqassam dalam rilis resminya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026) beberapa waktu lalu.

Sebagai legislator Komisi VII yang mengawasi bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Perindustrian, Alqassam menyoroti pemanfaatan sistem pelayanan terpadu satu pintu SAPA UMKM. Menurutnya, platform digital tersebut harus didesain agar mudah diakses oleh pelaku usaha lokal di daerah dengan keterbatasan infrastruktur internet.

Ia meminta Kementerian UMKM memastikan bahwa sosialisasi dan pendampingan penggunaan platform SAPA UMKM dilakukan secara masif hingga ke tingkat pelosok desa.

“Digitalisasi izin dan pembiayaan melalui SAPA UMKM sangat mempermudah pelaku usaha. Namun, jangan sampai ada sekat digital. Kementerian UMKM perlu menggandeng dinas setempat dan komunitas pemuda daerah untuk mendampingi para pelaku usaha mikro yang belum terliterasi digital agar target mencetak 10 juta wirausaha baru ini terwujud secara merata, bukan hanya menumpuk di Pulau Jawa,” tegas legislator PKS dari Daerah Pemilihan Maluku Utara tersebut.

Guna mengawal agar target pencetakan 10 juta wirausaha baru dan pengoptimalan anggaran dapat tercapai secara maksimal, Alqassam menyampaikan tiga masukan strategis kepada Kementerian UMKM. Pertama, Pemerataan Kuota Wirausaha Baru di Indonesia Timur: Memastikan alokasi pencetakan wirausaha baru dalam program Prokesra memberikan porsi yang proporsional bagi pemuda dan pelaku usaha di wilayah kepulauan dan kawasan timur.

Kedua, Integrasi Standardisasi Produk Bersama BSN: Mengintegrasikan platform SAPA UMKM dengan layanan Badan Standardisasi Nasional (BSN) agar wirausaha baru yang lahir langsung mendapatkan pendampingan standar mutu produk (SNI/Halal) sejak awal.

Ketiga, Kemudahan Akses Pembiayaan Pascapelatihan: Memastikan kemudahan akses pembiayaan yang terhubung di SAPA UMKM benar-benar bisa diakses tanpa agunan yang memberatkan bagi wirausaha pemula di daerah.

Menutup tanggapannya, Alqassam menyatakan bahwa Fraksi PKS di Komisi VII DPR RI siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program Prokesra agar konsolidasi lintas lembaga ini melahirkan ekosistem UMKM yang tangguh dan mandiri.

“Kami di DPR RI akan terus mengawal agar kolaborasi lintas kementerian di bawah kepemimpinan Pak Maman Abdurrahman ini benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembukaan lapangan kerja baru di daerah,” pungkas Alqassam. (***).

Berita Terkait

Pada 6 September 2026, Tercatat Ada Empat Gunung Erupsi di Indonesia.
Pangkas Bunga PNM Mekaar, Alqassam Kasuba Apresiasi Kebijakan Presiden.
Ketua Umum PJI: Pak Presiden Jurnalis Bukan Penghianat Bangsa.
Ketum PJI Respon Kelakuan Hotman Paris: Degradasi Verbal Terhadap Marwah Profesi Jurnalis dan Manuver Abuse Of Influence.
Sinergi Jaga Kamtibmas, Legislator Senayan Asal Malut Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80.
Pasar Turis Oseania Naik, DPR Kritik Mandeknya Pembangunan Pariwisata Morotai.
Harga Pertamax Bulan Depan Berpotensi Turun ?, Begini Kata Joko Pranoto.
Komisi VII DPR RI Genjot RUU Desain Industri, Alqassam Kasuba Hadir dalam Diskusi Publik di Jatim.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:22

Wajah Baru Desa Liaro, Genjot Pembangunan Fisik dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Bookfest Maluku Utara 2026 Resmi Digelar, Anggota DPR RI Beri Apresiasi Tinggi Bagi Penggerak Literasi.

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:37

Bacan United Siap Berbenah Pasca Ujian Mental di GOT XXVIII 2026 Lawan Pemain Liga 1, Coach Wahyudi Apresiasi Dukungan Alqassam Kasuba.

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05

MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:22

Peran Sosiologi dalam Membaca Masyarakat Modern.

Kamis, 2 April 2026 - 07:17

Mediasi Pemkab Halsel Berbuah Manis, Jalan Menuju TPA di Marabose Kembali Dibuka.

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06

Ika Togale Halsel Gelar Rapat Finalisasi Agenda Mubes, Peringatan Harlah ke 21 dan Rancangan Struktur Organisasi.

Sabtu, 21 Maret 2026 - 05:59

Guntur Efendi Ajak Umat Muslim Sucikan Hati, Rajut Persaudaraan dan Saling Memaafkan di Momentum Idul Fitri 1447 H.

Berita Terbaru