Malutinsight, – Harga BBM non subsidi pertamax bulan depan berpotensi mengalami penurunan seiring dengan tren pelemahan harga minyak dunia dalam beberapa waktu terakhir.
Melansir detikfinance.com, Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis Pertamina Patra Niaga Joko Pranoto menyampaikan adanya peluang harga Pertamax turun terbuka lebar jika memang harga minyak dunia terus melemah dalam beberapa waktu ke depan.
Menurutnya, penetapan harga Pertamax akan mengikuti harga minyak dunia sebagaimana BBM non subsidi lainnya.
Meski demikian, Joko belum bisa memastikan kapan Pertamax akan mengalami penurunan, termasuk apakah penurunan harga bisa terjadi pada bulan depan. Dia mengatakan pihaknya masih perlu mencermati pergerakan harga minyak dunia pada bulan ini yang menjadi dasar dalam penentuan harga.
“Intinya sebenarnya begini, untuk JBU ya itu Patra Niaga selama ini dan seterusnya memang akan merespons terhadap kenaikan atau penurunan harga minyak dunia gitu. Nah ke depan seperti apa nanti kita lihat, karena kita basisnya adalah harga satu bulan sebelumnya,” ujar Joko, mengutip detikFinance yang tayang pada Senin (22/6/2026).
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia sempat menyebut harga jual Pertamax cs bisa turun jika harga minyak dunia juga mengalami penurunan.
” Ketika harga minyak dunia turun sudah dipastikan harga BBM non subsidi akan turun. Begitu juga sebaliknya ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau tidak terhindarkan dia akan sesuaikan harga keekonomiannya,” beber Anggia (17/6/2026) beberapa hari lalu. (Red).








