Jakarta, Tokoh pendiri Partai Keadilan Sejahterah (PKS), sekaligus inteligen yang bertugas di Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) dan menjadi sosok penting dalam misi kemanusiaan konflik Bosnia-Herzegovina pada awal 1990-an, Suripto, menutup usia pada, kamis (6/11/2025).
Menurut keterangan Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Suripto meninggal sekitar pukul 12.45 WIB. Jasad Suripto kemudian disemayamkan di jalan Tampak Siring, Cipete, Jakarta Selatan, selanjutnya dimakamkan di San Diego Hills.
“Keluarga besar PKS turut berduka atas wafatnya Suripto, pejuang kemanusiaan untuk Palestina Kamis, 6 November, 12.41 WIB”. Ujar Almuzzamil Yusuf. (6/11).
“Mohon dimaafkan jika rohimahullah ada kesalahan-kesalahan dan khilaf semasa hidupnya. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Ya Allah ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia,” kata Almuzzammil.
Semntara itu politisi senior Said Didu melalui akun X yang diunggahnya, menyebut Suripto meninggal di usia 89 tahun.
Ia menambahkan sosok Suripto merupakan salah satu pendiri PKS sekaligus tokoh intelijen penting.
“Almarhum salah satu pendiri PKS, aktivis, dan salah satu tokoh Intelijen. Kami selalu bersama berjuang terkait kasus PIK-2 dan kasus-kasus lain. Selamat jalan Pak Ripto,” kata Said. (Red).








