Malutinsight – Sebuah insiden tragis yang terjadi di perairan Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah, ketika sebuah longboat dari Desa babang menuju Desa Pigaraja dan Wayakuba tenggelam hingga mengakibatkan satu anak korban dan satu pria dalam pencarian.
Mengetahui kejadian nahas tersebut, Izzuddin Alqassam Kasuba, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dapil Maluku Utara, menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas musibah yang merenggut nyawa seorang anak perempuan berusia sekitar 3-4 tahun.
” Saya sangat prihatin dan turut berduka cita atas musibah yang menimpa warga kita di Perairan Bibinoi. Terlebih lagi, ada korban jiwa seorang anak dan satu lagi masih dalam pencarian. Ini adalah tragedi yang sangat memilukan,” ujar Alqassam Kasuba saat dihubungi pada Jumat (23/1/2026).
Ia berharap agar keluarga korban yang meninggal diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, serta mendoakan korban lain yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Dirinya juga meminta pihak berwenang dan Timsar agar terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, serta meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi laut.
Sementara itu, dari informasi yang berhasil dihimpun MalutInsight.net , insiden nahas tersebut diperkirakan terjadi pada Hari Jumaat siang sekitar pukul 14:00 Wit, saat longboat yang ditumpangi sejumlah warga tengah melintasi Perairan Bibinoi, diduga kondisi cuaca buruk dan ombak tinggi menjadi pemicu utama tenggelamnya perahu tersebut.
Awak Media mengonfirmasi bahwa satu korban anak yang meninggal dunia telah dievakuasi dan saat ini bersama orang tua korban.
Sementara itu, satu orang laki-laki dewasa masih dinyatakan hilang dan operasi pencarian terus dilanjutkan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Polairud, TNI AL, serta relawan masyarakat setempat telah dikerahkan untuk menyisir area perairan guna menemukan korban yang hilang.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap korban hilang masih terus berlangsung. Masyarakat di sekitar Perairan Bibinoi, Songa dan Tawa serta Desa Tabapoma diimbau untuk melaporkan jika menemukan sesuatu petunjuk. (Red).








