Festival Tanjung Waka Batal, Alqassam Kasuba Kritik Kurasi KEN Kemenpar.

- Penulis Berita

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Dapil Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba. (Istimewa)

Anggota DPR RI Dapil Maluku Utara, Izzuddin Alqassam Kasuba. (Istimewa)

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyoroti ketimpangan perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pariwisata di wilayah Timur Indonesia.

Berdasarkan data paparan Kementerian Pariwisata halaman 32, tercatat ada 11 event besar yang batal terlaksana pada tahun 2025, termasuk Festival Tanjung Waka di Maluku Utara.

Alqassam menyatakan kekecewaannya karena pembatalan ini berdampak langsung pada nadi perekonomian masyarakat lokal.

“Festival Tanjung Waka bukan sekadar pesta rakyat, tapi harapan besar bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil di Maluku Utara. Pembatalan ini tentu sangat menyakitkan,” ujar legislator asal Dapil Maluku Utara tersebut.

Ia mempertanyakan transparansi dan standar yang digunakan oleh Kemenpar dalam menentukan kelayakan sebuah acara masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

Alqassam mendesak kementerian untuk membuka profil tim kurator yang terlibat agar publik tahu apakah mereka memiliki pemahaman yang cukup mengenai kondisi geografis dan tantangan di daerah kepulauan.

“Apa sebenarnya indikator yang dipakai dalam seleksi KEN ini? Siapa saja Tim Kuratornya? Saya ingin tahu latar belakang mereka. Jangan sampai standar yang dipakai hanya ‘Jawa-sentris’ sehingga daerah seperti kami selalu kalah saing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alqassam mengusulkan agar pemerintah melakukan subsidi silang atau realokasi anggaran dari destinasi di Jawa atau Bali yang sudah mandiri secara komersial. Menurutnya, negara harus hadir untuk menyelamatkan acara-acara di wilayah Timur yang masih membutuhkan pendampingan agar tidak terus-menerus berguguran.

“Harusnya anggaran dari event di Jawa atau Bali yang sudah mapan bisa dialihkan untuk menyelamatkan potensi wisata di Timur. Jangan biarkan kami berjuang sendiri dengan fasilitas terbatas,” pungkas Alqassam.

Berita Terkait

Terima Kunjungan BAZNAS Halsel di Senayan, Anggota DPR RI Alqassam Kasuba Dorong Optimalisasi Zakat dan Pemberdayaan Mustahik.
Wagub Seno Aji Dukung UKW PJI Kaltim Standar Dewan Pers, Ketum Hartanto Boechori Sampaikan Apresiasi.
Soroti Ketimpangan, Anggota DPR RI F-PKS Alqassam Kasuba Kritik Pelatihan Wisata Kemenpar di Maluku Utara.
Dewan Pers Gelar Uji Publik Draf Peraturan Dana Jurnalisme.
Anggota DPR RI Dapil Malut Alqassam Kasuba Dorong Batu Angus dan Boki Maruru Masuk Geopark Nasional.
OTT Kepala Daerah Beruntun Sejak 2025, Dzoel SB Tantang KPK: Kapan Giliran Sulsel?
Anggota Komisi VII F-PKS, Alqassam Kasuba Dorong Potensi Geopark Maluku Utara Masuk Target UNESCO
PJI Bagikan 1.100 Takjil, Perkuat Kepekaan Sosial

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:38

Terima Kunjungan BAZNAS Halsel di Senayan, Anggota DPR RI Alqassam Kasuba Dorong Optimalisasi Zakat dan Pemberdayaan Mustahik.

Rabu, 1 April 2026 - 11:11

Soroti Ketimpangan, Anggota DPR RI F-PKS Alqassam Kasuba Kritik Pelatihan Wisata Kemenpar di Maluku Utara.

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:28

Dewan Pers Gelar Uji Publik Draf Peraturan Dana Jurnalisme.

Senin, 16 Maret 2026 - 09:18

Anggota DPR RI Dapil Malut Alqassam Kasuba Dorong Batu Angus dan Boki Maruru Masuk Geopark Nasional.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:36

OTT Kepala Daerah Beruntun Sejak 2025, Dzoel SB Tantang KPK: Kapan Giliran Sulsel?

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:26

Anggota Komisi VII F-PKS, Alqassam Kasuba Dorong Potensi Geopark Maluku Utara Masuk Target UNESCO

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40

PJI Bagikan 1.100 Takjil, Perkuat Kepekaan Sosial

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:07

Izzuddin Alqassam Kasuba Dorong Integrasi IKM Lokal Masuk Rantai Pasok Industri.

Berita Terbaru

Ketum PJI Hartanto Boechari. (Istimewa).

Berita Daerah

DPP PJI Agendakan Pelantikan Pengurus Halsel dalam Waktu Dekat.

Sabtu, 11 Apr 2026 - 07:42