MalutInsight – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di Banten pada Senin (9/2/2026), membawa semangat baru bagi jurnalis muda Halmahera Selatan (Halsel).
Sejumlah jurnalis muda Halmahera Selatan yang berasal dari berbagai platform media Nasional maupun Lokal, secara resmi bergabung dengan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI).
Bergabungnya Jurnalis muda Halsel kedalam salah satu organisasi pers tertua di Indonesia ini, ditandai dengan diterbitkannya Nomor Registrasi Anggota (NRA) masing-masing.
Sejumlah wartawan muda yang resmi bergabung dengan Organisasi Pers bentukan tahun 1998 ini diantarnya;
1. Rodi Sipondak wartawan Dodominews
2. Fadel Salasa wartawan StarBPKNews
3. Wahid Rajak wartawan Malutekspose
4. Iswan Muhammad wartawan Kapita Indonesia
5. Sahrul Usman wartawan Mandiolinews
6. Vhano wartawan Jojagapost
7. Crish wartawan Cangapost
8. Alfon Siteko wartawan Ruangcoretan
9. Yusri Said wartawan Infopesisir
10. Tarmiji wartawan Mandiolinews
11. Husain Yusuf wartawan MalutInsight.net
Momen ini menandai babak baru bagi jurnalis muda Halmahera Selatan dalam membawa semangat pembaruan dan komitmen untuk menjaga integritas serta relevansi pers di era disrupsi digital saat ini.
Ketua Umum PJI Hartanto Boechori mengungkapkan, hadirnya PJI di Halmahera Selatan diharapkan dapat memberikan perspektif baru dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan integritas pers daerah.
” Kami menyambut gembira kehadiran jurnalis muda Biro Halmahera Selatan ke dalam keluarga besar PJI. Harapannya dapat memberikan perspektif baru dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan integritas insan pers daerah, ” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Ia menekankan pentingnya regenerasi dan adaptasi terhadap dinamika informasi yang terus berubah.
” Ini adalah bukti bahwa semangat jurnalistik tidak pernah padam, bahkan semakin membara di tengah generasi baru. PJI berkomitmen untuk menjadi wadah pembinaan, perlindungan, dan pengembangan bagi seluruh anggotanya, memastikan standar etika dan profesionalisme tetap terjaga di tengah gempuran disinformasi dan berita palsu.” Tukasnya.
Ia menambahkan, bergabungnya para jurnalis muda ini juga, diharapkan dapat memperkuat posisi PJI sebagai organisasi profesi yang adaptif, inklusif, dan relevan bagi seluruh spektrum jurnalis.
” Adik-adik jurnalis muda ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam menjaga pilar demokrasi melalui pers yang independen dan berkualitas, ” pintanya.
Sekedar diketahui, PJI sendiri adalah organisasi profesi kewartawanan yang bersifat independen dan berjiwa kesatria serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang resmi terdaftar pada Direktorat Jenderal Sosial Politik Departemen Dalam Negari Republik Indonesia (Dirjen Sospol Depdagri) berdasarkan Daftar Nomor Urut : 186 tanggal 25 Nopember 1998.
P.J.I. atau Persatuan Jurnalis Indonesia didirikan di kota pahlawan Surabaya oleh beberapa wartawan senior Surabaya setelah adanya gerakan reformasi yang dipelopori oleh para mahasiswa dan kemudian berlanjut dengan adanya keleluasaan mengeluarkan pendapat dan kekebasan berorganisasi serta kemerdekaan pers di Indonesia yang bermuara pada PERMENPEN NO. 2 Bulan Juli Tahun 1997.
Pada tahun 1998, tepatnya 20 Agustus 1998 berdirilah PJI, yang langsung berkiprah dan berperan serta dalam dunia jurnalistik di tanah air yang dikuatkan dengan dibuatnya akta notaris pendirian organisasi profesi sekaligus mendaftarkan ke Instansi Pemerintah dalam hal ini Dirjen Sospol Depdagri, sehingga keberadaan organisasi ini sah dan resmi serta sudah memenuhi persyaratan Undang Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). sebagaimana organisasi profesi lainnya.
Selain itu, PJI juga masuk dalam 27 organisasi wartawan yang hadir dalam sidang penetapan Standar organisasi Wartawan berdasarkan SURAT KEPUTUSAN DEWAN PERS NOMOR 04/SK-DP/111/2006 tentang STANDAR ORGANISASI WARTAWAN yang ditanda tangani pada 24 Maret 2006 saat Ketua Dewan Pers masih dijabat oleh Prof. Dr. Ichlasul Amal, MA dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Sidang Pleno III Lokakarya V.
Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) pertama diselenggarakan di Surabaya tanggal 18-19 November 2018 dihadiri Dewan Pers yang diwakili anggota Dewan Pers Imam Wahyudi. (Red).








