Halsel, MalutInsight — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Hal tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan fasilitasi koordinasi penanganan ATS, akses layanan pendidikan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan peningkatan kualitas pembelajaran oleh Kepala DPMD Halmahera Selatan, M. Zaki Abd. Wahab, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Halmahera Selatan itu merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara.
Dalam sambutannya, M. Zaki menegaskan bahwa persoalan pendidikan tidak dapat ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, pemerintah desa, satuan pendidikan, hingga mitra pembangunan.
“Penanganan Anak Tidak Sekolah harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah dan desa perlu membangun koordinasi yang kuat agar setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu langkah strategis untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan semangat belajar peserta didik.
Menurutnya, kualitas pembelajaran di Halmahera Selatan harus terus diperkuat melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah desa dan kecamatan.
Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta sejumlah mitra pembangunan yang diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menyelesaikan persoalan pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan. (Red).








