Halsel, MalutInsight – Puluhan masyarakat Desa Loleo Kecamatan Obi Selatan, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman kantor Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Halmahera Selatan, kamis (23/4/2026).
Dalam aksi besar besar itu, warga menuntut agar inspektorat melakukan audit khusus Dana Desa Loleo Tahun anggaran 2020 hingga 2025 dan meminta Edi Amus dicopot dari jabatannya sebagai kepala Desa.
Ketua Pemuda Ridwan Murut mengungkapkan, masyarakat Desa Loleo mencium adanya dugaan kuat ketidakberesan dalam realisasi sejumlah program pembangunan di desa yang menggunakan dana desa (DD).
” Kami minta pihak Inspektorat segera turun ke lapangan untuk melakukan audit investigatif secara menyeluruh. Kami menilai laporan pertanggungjawaban yang disampaikan pihak pemerintah desa selama ini tidak sesuai dengan fakta fisik di lapangan, ” ujar Ketua Pemuda Ridwan.
“Kami datang ke sini meminta keadilan. Sebab kami menduga ada kerugian negara yang besar, ” katanya menambahkan.
Usai Demo di Kantor Inspektorat, masa kemudian mengepung kantor DPMD menyampaikan aspirasi dan mendesak Pemerintah Daerah melalui DPMD untuk segera mengeluarkan surat pemberhentian atau mencopot Kades Loleo dari jabatannya.
Warga menyatakan sudah kehilangan kepercayaan (mosi tidak percaya) terhadap kepemimpinan kades tersebut yang dinilai tidak transparan.
Hingga berita ini ditayangkan, Inspektur Inspektorat, Kadis DPMD hingga Kades Loleo dalam upaya konfirmasi. (Red).









