Dinamika Persaingan Usaha Kayu Di Gane Timur Dinilai Jadi Pemicu Isu Negatif.

- Penulis Berita

Jumat, 28 November 2025 - 03:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto: ilustrasi)

(foto: ilustrasi)

MalutInsight – Meski selama ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sektor usaha kayu di Gane Timur  Halmahera Selatan tak luput dari polemik yang mulai mencuat ke publik.

Sejumlah pihak menilai isu-isu negatif yang beredar belakangan ini tidak terlepas dari meningkatnya persaingan usaha yang makin ketat antar pelaku industri kayu di Halmahera Selatan.

Menurut tokoh masyarakat setempat, rumor dan tuduhan sepihak yang berkembang justru memunculkan dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang merasa terganggu dengan pesatnya perkembangan usaha tersebut.

“Kalau usaha ini tidak memberi manfaat, mungkin tidak akan jadi sasaran isu. Tetapi karena berkembang pesat dan berkontribusi besar pada masyarakat, wajar jika muncul gesekan dan potensi persaingan usaha yang tidak sehat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan industri kayu harus tetap ditempatkan dalam kerangka konstitusi, di mana sumber daya alam dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945, yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dikuasai oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Meski demikian, setiap usaha harus tetap menaati aturan dan perundang-undangan yang berlaku—mulai dari kelengkapan izin usaha, pemenuhan regulasi kehutanan, hingga kepatuhan terhadap standar operasional—agar kegiatan industri berlangsung legal, transparan, dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun kerugian lingkungan dan sosial.

Karena itu, tokoh masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat bertindak profesional dan bijaksana, memastikan persaingan usaha berjalan sehat tanpa menjadi arena saling menjatuhkan yang justru merugikan kepentingan masyarakat luas yang menggantungkan ekonomi pada sektor ini.

Warga juga menilai bahwa penegakan regulasi harus diterapkan secara adil dan tidak menjadi alat kepentingan kelompok tertentu. Pendekatan pembinaan dan evaluasi dianggap lebih dibutuhkan ketimbang provokasi isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Kami ingin pemerintah hadir, bukan hanya menindak tetapi juga membina. Karena industri kayu ini menghidupi keluarga kami,”  tambah satu warga.

Bagi masyarakat, industri kayu bukan sekadar bisnis, tetapi bagian penting dari masa depan ekonomi desa, peningkatan kesejahteraan, serta stabilitas sosial di kawasan tersebut.

Di tengah dinamika isu yang berkembang, masyarakat berharap semua pihak mampu menahan diri dan tidak mengambil kesimpulan terburu-buru. Mereka menegaskan bahwa sektor ini membutuhkan kolaborasi dan keterbukaan, bukan konflik dan persaingan tidak sehat yang berpotensi mematikan sumber ekonomi lokal. (Red)

Berita Terkait

Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Wisata, Alqassam Kasuba Buka Pelatihan Branding ‘Wonderful Indonesia’
Izzuddin Alqassam: Dominasi Produk Impor di Marketplace Alarm bagi UMKM Lokal.
Okupansi Hotel Pulih, Izzuddin Alqassam Apresiasi Daya Tahan Sektor Pariwisata
Izzuddin Alqassam Kasuba Soroti Pembatalan Festival Tanjung Waka Event Pariwisata Maluku Utara di 2025, Desak Perhatian Pemerintah Pusat.
Izzuddin Alqassam Ingatkan Pentingnya Menjaga Hutan Lindung dan Libatkan UMKM.
Program MBG Tercoreng, Belatung Ditemukan Dimenu Siswa MTS N 2, Pihak Terkait Belum Berikan Klarifikasi.
Anggota Komisi VII Alqassam Kasuba Soroti Ketimpangan Investasi Ekonomi Kreatif dan Lemahnya Dampak ke Daerah.
Festival Saruma Berbasis Agromaritim Bakal Dihelat 29-31 Desember, Berikut Sejumlah Kegiatan Unggulan Yang Bakal Ditampilkan.

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:22

Ika Togale Halsel Apresiasi Sumbangan Sapi Kurban Anggota DPR RI Alqassam Kasuba.

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:20

Pemdes Sabatang Salurkan BLT Tahap 1 dan Insentif Berbagai Pihak di Momentum Idul Adha 1447H/2026 M.

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:56

Harita Nickel dan Insan Pers Tebar Kebaikan Kurban di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an.

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:10

Bentuk Empati, Alqassam Kasuba Bantu Pemulangan Jenazah Asal  Morotai yang Meninggal Saat Memanah Ikan.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:05

Semarak HUT Halsel ke-23, DPMD Gelar Lomba Kebersihan Desa Berhadiah Menarik, Ayo Daftar Segera!

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05

MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:04

Hormati Regulasi, DPMD Tindak Lanjuti Edaran Bupati Soal Kepala Desa, Perangkat dan BPD Rangkap PPPK.

Senin, 11 Mei 2026 - 05:26

SDN 118 Halsel Sukses Gelar TKA dan UAS Secara Mandiri, Kepsek Nara Suleman Banjir Apresiasi.

Berita Terbaru