Pasar Turis Oseania Naik, DPR Kritik Mandeknya Pembangunan Pariwisata Morotai.

- Penulis Berita

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Izzuddin Alqassam Kasuba, Anggota DPR Dapil Maluku Utara.

Izzuddin Alqassam Kasuba, Anggota DPR Dapil Maluku Utara.

JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba, mengkritik lambannya intervensi pemerintah pusat dalam memaksimalkan potensi pariwisata di Pulau Morotai, Maluku Utara.

Padahal, pergeseran dinamika pariwisata global saat ini dinilai membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menarik kunjungan wisatawan dari kawasan Pasifik atau Oseania.

Hal tersebut disampaikan Izzuddin dalam Rapat Kerja Evaluasi Kinerja dan Serapan Anggaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Semester I Tahun 2026 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026) beberapa pekan lalu.

Dalam pemaparannya, Izzuddin merujuk pada data resmi Kemenpar yang menunjukkan adanya pergeseran tren kunjungan wisatawan mancanegara akibat tekanan geopolitik. Kunjungan dari pasar Eropa tercatat mengalami penurunan sebesar 12,42 persen. Penurunan lebih tajam terjadi pada pasar Timur Tengah yang anjlok hingga 20,65 persen.

Sebaliknya, tingkat kunjungan turis dari wilayah Oseania justru mencatatkan lonjakan yang signifikan, yakni sebesar 11,22 persen. Menurut Izzuddin, tren positif dari pasar Oseania ini seharusnya direspons dengan cepat oleh pemerintah pusat dengan mengoptimalkan destinasi di kawasan Timur Indonesia.

Ia menyebut Morotai memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pintu gerbang Pasifik yang menawarkan daya tarik wisata sejarah peninggalan Perang Dunia II (war heritage).

”Morotai, sebagai pintu gerbang Pasifik dengan wisata War Heritage-nya, seharusnya menjadi ujung tombak,” tutur legislator dari Daerah Pemilihan Maluku Utara tersebut.

Namun, ia menyesalkan lambatnya gerak Kemenpar dalam memberikan kepastian perencanaan di daerah. Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) untuk Pulau Morotai hingga saat ini masih mandek dan belum tuntas diselesaikan oleh pemerintah pusat.

Ketiadaan payung hukum berupa RIDPN tersebut dinilai akan menjadi hambatan besar bagi laju investasi serta pembangunan infrastruktur pendukung di Morotai, yang berstatus sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas nasional tersebut. (Red).

Berita Terkait

Pada 6 September 2026, Tercatat Ada Empat Gunung Erupsi di Indonesia.
Pangkas Bunga PNM Mekaar, Alqassam Kasuba Apresiasi Kebijakan Presiden.
Program Prokesra Kementerian UMKM, Alqassam Kasuba Minta Sentuh Daerah.
Ketua Umum PJI: Pak Presiden Jurnalis Bukan Penghianat Bangsa.
Ketum PJI Respon Kelakuan Hotman Paris: Degradasi Verbal Terhadap Marwah Profesi Jurnalis dan Manuver Abuse Of Influence.
Sinergi Jaga Kamtibmas, Legislator Senayan Asal Malut Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80.
Harga Pertamax Bulan Depan Berpotensi Turun ?, Begini Kata Joko Pranoto.
Komisi VII DPR RI Genjot RUU Desain Industri, Alqassam Kasuba Hadir dalam Diskusi Publik di Jatim.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:22

Wajah Baru Desa Liaro, Genjot Pembangunan Fisik dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:53

Bookfest Maluku Utara 2026 Resmi Digelar, Anggota DPR RI Beri Apresiasi Tinggi Bagi Penggerak Literasi.

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:37

Bacan United Siap Berbenah Pasca Ujian Mental di GOT XXVIII 2026 Lawan Pemain Liga 1, Coach Wahyudi Apresiasi Dukungan Alqassam Kasuba.

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05

MC Ika Togale Apresiasi Pencatutan Siluet Penari Cakalele di Logo HUT Halsel ke-23.

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:22

Peran Sosiologi dalam Membaca Masyarakat Modern.

Kamis, 2 April 2026 - 07:17

Mediasi Pemkab Halsel Berbuah Manis, Jalan Menuju TPA di Marabose Kembali Dibuka.

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06

Ika Togale Halsel Gelar Rapat Finalisasi Agenda Mubes, Peringatan Harlah ke 21 dan Rancangan Struktur Organisasi.

Sabtu, 21 Maret 2026 - 05:59

Guntur Efendi Ajak Umat Muslim Sucikan Hati, Rajut Persaudaraan dan Saling Memaafkan di Momentum Idul Fitri 1447 H.

Berita Terbaru